Peringati HPSN, Dinas DLH Lambar Gelar Aksi Grebek Sampah

12 Maret 2018 - 23:35:58 | 1107 | BERITA DAERAH

DL/12032018/Lampung Barat

---- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat melalui Dinas lingkungan Hidup Kabupaten Lambar menggelar Rapat Koordinasi Aksi Grebeg Sampah yang bertema Tiga Bulan Bersihkan dari sampah (TBBS) sayangi bumi bersihkan dari sampah Bersih Bisa Kok dalam angka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2018 di Ruang Rapat Pakuwon Bappeda Lambar, Jumat 2 Maret 2018.

Acara dihadiri oleh Asisten Bidang Perekonomian Ir. Natadjudin Amran, perwakilan dari Kementrian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Provinisi Lampung, Kadis DLH Lambar Drs. Syakhuddin dan peserta Rakor.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lambar Drs. Syakhuddin meminta kesadaran semua pihak untuk peduli dengan sampah. “Satu langkah kesadaran bersama, kepedulian terhadap sampah ini bagian tanggungjawab bersama,” ungkapnya.

Pihaknya meminta semua pihak dapat berperan dalam pengelolaan sampah dan menjaga yang sudah bersih.

Dikatakan Syaekhuddin, pihaknya juga telah memberikan edukasi kepada masyarakat agar peduli sampah. Diantaranya kegiatan jumat bersih di lingkungan perkantoran. Agenda lain dalam rangkaian HPSN kali ini yakni peresmian kampung iklim, penanaman pohon dan pelatihan daur ulang sampah serta aksi Bersih Bisa Kok.

Dijelaskan, Aksi grebeg Sampah ini bertujuan untuk memberikan pendidikan bagi masyarakat. Khususnya masyarakat kota, agar lingkungan kota menjadi lebih bersih dan nyaman. “Teruntuk masyarakat kota, dengan aksi ini mari kita mulai membuat kota kita menjadi bersih,” pesannya.

Selain itu Dia menyatakan bahwa peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2018 bertujuan untuk mengingatkan kembali komitmen pemerintah, masyarakat dan stakeholder lainnya  untuk mewujudkan Indonesia, khususnya Kota liwa bebas sampah 2020.

“Komitmen ini, kita laksanakan bersama dengan melakukan pengurangan sampah secara konsisten sejak di sumber Sampah dengan aktivitas Reduce, Reuse dan Recycle (3R),” katanya.

Beragam kegiatan digelar oleh  Dinas Lingkungan Hidup, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama komunitas-komunitas peduli sampah dan peduli lingkungan hidup di Lambar.

Selain aksi bersih-bersih di lingkungan dan penanaman manggrove, dilakukan juga edukasi pemilahan sampah dan pelatihan pengelolaan bank sampah kepada murid-murid sekolah.

“Kami berharap semua sekolah, kantor dan instansi lainnya se-Lambar serentak melakukan kegiatan memperingati HPSN 2018, karena urusan sampah merupakan urusan bersama, tidak hanya pemerintah,” katanya.

Dilain pihak, perwakilan dari kementrian lingkungan hidup dan kehutanan provinsi lampung Arif Vioni M, dalam paparannya menyampaikan, pengurangan sampah dilakukan melalui pembatasan timbulan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga, pendauran ulang sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga atau pemanfaatan kembali sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga.

Untuk penanganan sampah dilakukan melalui, pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan dan pemrosesan akhir sampah.

Strategi dan program diantaranya strategi pengurangan sampah melalui penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria (NSPK) dalam penguranan sampah penguatan koordinasi dan kerjasama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah penguatan komitmen lembaga eksekutif dan legislatif di pusat dan daerah dalam penyediaan anggaran pengurangan sampah.

“Membangun gerakan masyarakat dalam mewujudkan Kota Bersih dengan Membangun gerakan masyarakat di inisiasi oleh kelompok masyarakat, komunitas peduli sampah, LSM, dunia usaha maupun pemerintah dengan melibatkan local champion. Membangun Gerakan masyarakat dapat dilakukan dalam bentuk membangun kesadaran kolektif, Kolorasi masyarakat, dunia usaha, pemda, perguruan tinggi, inovasi tata kelola persampahan dan teknologi tepat guna pengolahan sampah serta gerakan bersih lokasi wisata gunung dan pantai,” tutupnya. (ade)