Pemkot Metro Akan Lakukan Pendataan Massal PBB-P2

10 Maret 2018 - 01:39:41 | 23949 | BERITA DAERAH

DL/09032018/Kota Metro

--- Pada tahun anggaran 2019 Pemerintah kota (Pemkot) Metro, merencanakan program pendataan massal PBB-P2, dengan tujuan pembentukan dan pemuktahiran data subjek dan objek PBB-P2 terbaru, sesuai dengan kondisi sebenarnya yang meliputi kurang lebih 51.272 objek pajak.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dispenda Kota Metro Arif Joko Arwoko, dalam acara penyerahan Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP) dan surat pemberitahuan pajak terutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT PBB) tahun 2018 di Aula kantor Dispenda dan dihadiri oleh wakil walikota Metro, Djohan, Kamis 8 Maret 2018.

Pada kesempatan itu Wakil Walikota Metro, Djohan mengatakan, pajak merupakan kontribusi wajib kepada Daerah yang terutang oleh orang pribadi atau badan, yang bersifat memaksa berdasarkan UU dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung.

Pajak dipergunakan untuk keperluan daerah demi kemakmuran masyarakat, karenanya diminta dengan kesadaran diri untuk berperan aktif dalam memenuhi kewajibannya membayar PBB.

“Kami sangat mengharapkan peran aktif para Lurah dan Camat, dalam meningkatkan realisasi di tahun ini. Peran Lurah sebagai Kepala Pemerintahan terdepan, agar dapat memotivasi Aparat dan Masyarakatnya untuk menjalankan kewajibannya membayar pajak,” tegas Djohan.

Pada 2018 telah terjadi peningkatan ketetapan dari tahun sebelumnya yakni Rp3.294.062.670,- menjadi Rp3.396.934.401,- atau meningkat sebesar Rp. 102.871.731,- (3%).

Sedangkan penambahan SPPT sebanyak 637 dengan rincian yakni Objek Pajak Baru sebanyak 75 Wajib Pajak (WP), Mutasi Objek/Subjek Pajak sebanyak 559 WP, perbaikan sebanyak 2 WP, dan keberatan sebanyak 1 WP.

“Saya Apresiasi kepada Kelurahan yang pada  2017 telah mencapai realisasi PBB di atas 85 persen, diharapkan pencapaian tersebut terus dipertahankan dengan adanya peningkatan. Bagi Kelurahan lain yang realisasi PBB belum mencapai setengahnya, agar bisa terpacu dan terus mengupayakan pendapatan PBB di Wilayahnya terus meningkat,” katanya.

Sementara Kepala Dispenda Kota Metro Arif Joko Arwoko mengungkapkan, bahwa pada 2018 telah disusun beberapa kegiatan yang dimaksimalkan untuk mencapai tujuan. Kegiatan tersebut diantaranya melaksanakan kegiatan penyempurnaan Zona Nilai Tanah (ZNT)/Nilai Indikasi Rata-rata (NIR) untuk peningkatan NJOP Bumi.

Pembentukan Satuan Tegas (Satgas) pendataan PBB-P2 di tingkatKelurahan, dan validasi piutang PBB-P2 masa pajak tahun 2002-2012 yang merupakan data warisan dari KPP Pratama Kota Metro di awal pendaerahan PBB-P2 tahun 2013. (Igun)