Tersangka Diserahkan Keluarga ke Polres Tanggamus

04 Februari 2018 - 00:25:21 | 819 | HUKUM & KRIMINALITAS

DL/04022018/Tanggamus

---- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resort (Polres) Tanggamus, menerima penyerahan Fatona (24) seorang terduga pelaku dalam tindak pidana yang diduga menyebabkan salah seorang bernama Haikal (36) warga kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus meninggal dunia dalam perkelahian.

Fatona diserahkan keluarganya ke Polisi pada Kamis 1 Februari 2018, sedangkan kejadiannya pada 31 Januari 2018 di Pagelaran kabupaten Pringsewu. 

Kasat Reskim AKP Devi Sujana, S.Ik. M.Si, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, S.Ik. M.S membenarkan bahwa pada hari Kamis 1 Februari 2018 sekitar pukul 03.30 Wib, Fatona diserahkan pihak keluarganya ke Sat Reskrim Polres Tanggamus.

Devi Sujana menjelaskan secara kronologis sesuai dengan keterangan terduga pelaku, Fatona. Bahwa malam itu, Fatona bersma seorang temannya datang ke warung Sop Kodok Mami Patimah di Pekon Patoman.

Di tempat itu terjadi keributan, karena masalah kursi tempat duduk. Kursi yang sedang diduduki Fatona diminta oleh rekan Haikal (korban).

Namun kala itu Fatona langsung keluar warung dan dikejar Haikal. Di sana Haikal memukul kepala Fatona dan kemudian mengeluarkan senjata ajam jenis badik.

Saat itu Fatona tidak melawan, bahkan pergi meninggalkan tempat itu dengan menggunakan sepeda motornya.

Namun Haikal dan teman-temannya justru mengejar Fatona dengan menggunakan 2 sepeda motor. Jarak 30 meter dari warung, Haikal bisa menghentikan motor Fatona.

Di sinilah terjadi perkelahian, yang saat itu Fatona di jatuhkan dari motor dan Haikal mencoba menusuk Fatona dengan senjata tajamnya, dan sempat mengenai tangan dan perut Fatona.

Namun emosi yang menggelegak menyebabkan Haikal tidak waspada, tatkala Fatona justru melakukan perlawanan secara tiba-tiba dengan menusuk perut Haikal dengan senjata tajam yang diambil dari pinggangnya.

Haikal yang terluka di perut langsung dilarikan oleh rekan-rekannya ke RSU Abdul Muluk Bandarlampung, namun nyawa korban Haikal tak dapat diselamatkan dan meninggal pada sekitar pukul 03.00 wib.

Untuk mendalami perkara ini dan penyidikan lebih lanjut, saat ini Fatona diamankan di Polres Tanggamus. Pelaku dikenakan pasal 338 Subider 351 ayat 3 KUH Pidana dengan ancaman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 tahun. (+)