X

*** TERIMA KASIH ANDA TELAH SAKSIKAN DETIKLAMPUNG STREAMING TV SETIAP HARI ***      *** Video on Demand kami siapkan atas saran & permintaan masyarakat pembaca setia detiklampung.com *      MOHON MAAF SELAMA SEPEKAN, KAMI TIDAK DAPAT DIAKSES KARENA SEDANG ADA PERBAIKAN. NAMUN SAAT INI SUDA      

Investor Malaysia dan Jepang Tertarik Perkebunan Lamteng

  • dibaca 242 kali

    DL/16062017/Lampung Tengah

    ----- Dua perusahaan asing asal Malaysia, Mardec dan Itochu Group dari Jepang menyatakan tertarik untuk melakukan investasi di kawasan perkebunan khususnya di Lampung Tengah.

    Penjajakan dimulai dalam kunjungan resmi mereka kepada Bupati Lampung Tengah, DR Ir Mustafa di ruang kerjanya Selasa 13 Juni 2017. Bupati menerima para calon investor itu ddampingi Sekdakab Adi Erliansyah di rumah dinas Nuwo Balak, Gunung Sugih.

    Mustafa melakukan upaya konkrit untuk peningkatan ekonomi masyarakat Lampung Tengah dengan mengundang kedua investor tersebut dengan menawarkan berbagai bidang usaha yang terdapat di daerah ini, khususnya kawasan perkebunan Karet.

    Dalam pembicaraan itu disimpulkan bahwa kedua perusahaan itu kelak akan berkolaborasi dalam membangun sebuah pabrik pengolahan getah Karet menjadi Ban Kendaraan Bermotor. Selain penjajakan perizinan, rencana pendirian pabrik dalam tahap survey lokasinya.

    Pada kesempatan itu, Mustafa menyatakan pihaknya membuka kesempatan luas kepada investor-investor yang ingin menanamkan modalnya di Lampung Tengah. Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat.

    Ia berjanji akan memudahkan semua proses perizinan. “Konsep kedepan yang akan dibangun adalah pemerintah mendapatkan devisa, perusahaan untung, pengangguran berkurang dan masyarakat sejahtera. Jika memenuhi unsur ini, Insya Allah saya pastikan Lampung Tengah terbuka lebar untuk investor manapun,” ungkapnya.

    Tak hanya perizinan, Pemkab Lampung Tengah akan berusaha menciptakan kenyamanan perusahaan dengan menjamin keamanan. Ia menegaskan keamanan di Lampung Tengah terus membaik, sehingga investor tak perlu khawatir untuk menanamkan modal.

    “Insya Allah keamanan terjamin. Calon investor tidak perlu takut dan ragu. Saya mendukung penuh. Namun catatan saya bagi perusahaan agar kehadiran mereka jangan sampai merugikan masyarakat. Tetap menciptakan lingkungan yang bersih, jangan membuang limbah yang merugikan masyarakat,” tegas Mustafa.

    Kedepan pihaknya akan terus berupaya menarik investor-investor lainnya dari berbagai sektor. Dengan demikian diharapkan dapat mengurangi pengangguran, masyarakat semakin berdaya saing, mesin ekonomi terus meningkat dan masyarakat semakin sejahtera.

    Sementara itu, Dato Mohd Emor, Senior Advisor Mardec Kuala Lumpur Malaysia menuturkan, ketertarikannya membuka usaha di Lampung Tengah karena kabupaten ini dekat dengan sumber bahan baku yang dibutuhkan. Rencananya pabrik akan didirikan di atas tanah seluas 50 hektar.

    “Saat ini sedang tahap survey lokasi. Alhamdulillah pak bupati sangat welcome dan banyak memberikan kemudahan. Bersama dengan Itochu Group dari Jepang kami akan kerjasama mendirikan pabrik pengelolaan Karet. Pabrik ini Insya Allah bisa menyerap sedikitnya 500 tenaga kerja lokal. Mudah-mudahan bisa lancar dan segera terealisasi,” paparnya. (ted)

  • Berita Terkait

  • BPJS Kesehatan Permudah Prosedur Pelayanan Pemudik

    Cabut Izin Perusahaan yang Tidak Bayar THR

    Untuk Porprov, Peserta Judo Baru Kurang 1 Kabupaten

  • Belum Ada Komentar

  • Isi Komentar