X

*** TERIMA KASIH ANDA TELAH SAKSIKAN DETIKLAMPUNG STREAMING TV SETIAP HARI ***      *** Video on Demand kami siapkan atas saran & permintaan masyarakat pembaca setia detiklampung.com *      MOHON MAAF SELAMA SEPEKAN, KAMI TIDAK DAPAT DIAKSES KARENA SEDANG ADA PERBAIKAN. NAMUN SAAT INI SUDA      

Untuk Porprov, Peserta Judo Baru Kurang 1 Kabupaten

  • dibaca 914 kali

    DL/16062017/BANDARLAMPUNG

    ---- Cabang olahraga Judo yang menjadi salah satu olahraga pertandingan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII 2017, baru mendaftarkan tujuh kepengurusan Kabupaten/Kota. Jumlah tersebut kurang satu dari ketentuan yang disepakati, pada saat Rapat Anggota Tahunan 2017 KONI Lampung beberapa waktu lalu.

    Menurut Sekretaris Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Provinsi Lampung, Darmawan, Rabu 15 Juni 2017, melalui telepon selulernya membenarkan bahwa sampai dengan kemarin kepengurusan PJSI Kabupaten/Kota baru terdaftar 7 dari 10 kepengurusan yang ada.

    Hal tersebut dikarenakan terkendala dengan KONI masing-masing, serta kepengurusan yang habis masa bhaktinya.

    “Memang saat ini masih 7 Kabupaten/Kota dari 10 yang ada kepengurusaannya. Kami sudah berkoordinasi dengan salah satu Kabupaten dari tiga yang fakum, dan mereka siap mengaktifkan Judo lagi. Dengan demikian kami yakin sebelum waktunya nanti, Judo sudah memenuhi persyaratan yaitu 8 kepengurusan atau peserta Kabupaten/Kota,” kata Darmawan.

    Ketujuh PJSI Kabupaten/Kota yang sudah terdaftar di KONI Provinsi Lampung atau aktif, diantaranya adalah PJSI Kota Bandarlampung, Kota Metro, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Barat, Pesawaran dan Way Kanan.

    Sedangkan satu Kabupaten lainnya yaitu Tulangbawang, akan segera menyusul menggenapi jumlah ketentuan yang berlaku. Sedangkan untuk Lampung Timur dan Mesuji, menurutnya belum ada kabar karena mereka belum berkomunikasi.

    Menyangkut nomor pertandingan, Darmawan juga menjelaskan bahwa Judo juga mengikuti peraturan berlaku di mana masing-masing kelas akan diikuti oleh lima atlet atau peserta.

    “Kami akan mengikuti apa yang menjadi keputusan bersama di RAT lalu. Yang jelas Judo tidak keberatan meski di tingkat nasional tiga peserta bisa dipertandingkan. Peraturan dibuat tentunya untuk kebaikan olahraga Lampung,” lanjutnya.

    Menyangkut jumlah medali yang akan diperebutkan, Darmawan belum bisa memberikan jawaban mengingat akan ada rapat terlebih dahulu untuk menentukan jumlah kelas pertandingan.

    Dia menambahkan pada Porprov VIII akhir tahun ini, Judo akan mempertandingan kategori Junior dan Senior sedangkan pada Porprov 2014 lalu hanya kategori Senior dengan memperebutkan 16 medali. (afg)

  • Berita Terkait

  • Enthus Berharap Arinal Bisa Menyerap Potensi Daerah

    Arinal Wayangan Tiga Malam Berurutan

    Jembatan Way Serdang – Belitang Segera Dibangun

  • Belum Ada Komentar

  • Isi Komentar