X

*** MOHON MAAF KARENA TERJADI GANGGUAN SISTEM SIARAN KAMI, MAKA DETIKLAMPUNG TV TIDAK TAYANG **      *** MOHON MAAF KENYAMANAN ANDA MENIKMATI WEB INI TERGANGGU, KARENA SEDANG ADA PERBAIKAN ***      

Porwanas Banjarmasin: Futsal Lampung Berada di Grup Berat

  • BANJARMASIN – Tim Futsal Porwanas Lampung berada di grup berat dalam undian yang dilakukan Jumat pagi di kantor PWI Kalimantan Selatan.

    Dua tim yang akan turun di pertandingan futsal, pada kelompok usia 40 tahun keatas berada di grup E bersama Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. Sementara usia dibawah 40 berada satu pool B bersama Sumatera Utara dan Sulawesi barat.

    Undian ini menurut penanggungjawab futsal Lampung, Don Pecci, dinilai cukup berat. “Kalimantan Timur adalah juara bertahan Porwanas 2007, dan Kalteng juga tim yang masuk di delapan besar di Palembang. Namun demikian, bola masih tetap bundar dan kans semua tim masih sama. Semua daerah peserta di cabang futsal tampaknya sudah mempersiapkan diri dengan baik. Prediksinya adalah seru untuk cabang ini di seluruh pool,” katanya.

    Lampung gagal masuk ke final di Palembang, kala itu kalah adu penalti dengan tuan rumah Sumatera Selatan di semi final. Lampung hanya meraih perunggu di cabang ini.

    Namun demikian, Lampung tetap bertekad untuk paling tidak bertahan pada posisi empat besar di cabang futsal ini.

    “Konsenterasinya adalah lolos dari grup dulu. Semua bisa terjadi di lapangan. Maka kami wanti-wanti seluruh pemain tidak lengah dalam setiap pertandingan. Karena dalam futsal, siapa yang mampu menggunakan momentum dengan baik, dialah yang akan keluar sebagai pemenangannya,” tambah Don.

    Pertandingan futsal akan dimulai Sabtu pagi di dua lapangan yang ditunjuk, yaitu lapangan Borneo dan lapangan Upik.

    Namun tim Lampung baru akan bertanding pada Minggu pagi. “Di sini sulit mencari lapangan futsal, sehingga anak-anak tidak bisa mencoba langan atau berlatih,” kata Herman Afigal.

    Dalam brieffing pagi disatukan pandangan bahwa seluruh atlet berkonsenterasi penuh dalam pertandingan, tanpa harus melihat siapa lawannya. “Semua lawan dianggap berat, sehingga tidak ada yang meremehkan lawan.” Kata Don. (tim)

  • Berita Terkait

  • Kontingen Porwanas Lampung Terlambat 3 Jam di Bandara Soetta

    Ridho Ajak PSBL Harumkan Lampung

    Kejuaraan Pencak Silat Kapolda Cup

  • 17 Komentar

  • Isi Komentar