X

*** TERIMA KASIH ANDA TELAH SAKSIKAN DETIKLAMPUNG STREAMING TV SETIAP HARI ***      *** Video on Demand kami siapkan atas saran & permintaan masyarakat pembaca setia detiklampung.com *      MOHON MAAF SELAMA SEPEKAN, KAMI TIDAK DAPAT DIAKSES KARENA SEDANG ADA PERBAIKAN. NAMUN SAAT INI SUDA      

KPMP Lampura Akan Ditingkatkan Statusnya Menjadi Badan

  • dibaca 1171 kali

    DL/01072014/Kotabumi

    Guna meningkatkan pelayanan bagi konsumen dan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), Kantor Penanaman Modal dan Perizinan (KPMP) Kabupaten Lampung Utara akan ditingkatkan statusnya menjadi badan. Demikian diungkapkan kasi Pemprosesan, KPMP, Duta Karya mewakili kepala kantor, Sri Mulyana di ruang kerjanya, Selasa (30/6).

    Menurut Duta dengan peningkatan status menjadi badan, pihaknya dapat menetapkan besarnya nilai sumbangan PAD tiap tahunnya.

    Selain itu, pelayanan bagi konsumen dalam pengurusan izin akan lebih optimal.“Selama masih berstatus kantor, kami tidak dapat secara langsung menarik PAD dan kewenangan kami sebatas pemberian izin. Untuk penarikan PAD, menjadi kewenangan instansi terkait,” ujarnya.

    Peningkatan status telah diupayakan melalui penyampaian telaah staf ke bupati dan berkoordinasi dengan bagian organisasi dan bagian hukum. Tinggal presentasi pada tim dan pembahasannya ke DPRD.

    Dasar peningkatan status dari kantor menjadi badan telah diatur memalui panduan nasional Permendagri No. 24/2006 tentang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sebagai lembaga yang berkompeten dalam pemberian pelayanan perizinan di daerah.

    Selain itu himbauan melalui Surat Gubernur No. 570/1116/11.06/2012 tentang efektivitas penanaman modal di daerah.“Acuan perubahan status dari kantor ke badan pada PTSP Lampura telah diatur dalam panduan nasional Permendagri No. 24/2006. Selain itu, perubahan status ini, juga untuk menanggapi Surat Gubernur Lampung,” kata dia.

    Duta menyebut, pihaknya sudah berulang kali mengusulkan perubahan status dari kantor menjadi badan sejak tahun 2012 lalu. Namun kemungkinan akibat keterbatasan anggaran maka perubahan status belum juga terealiasi. ”Tapi untuk tahun ini, sudah kita usulkan ke Bupati dan Sekda, ternyata mendapat tanggapan positif dan sudah dikeluarkan perintah lisan untuk dipelajari. Dengan diubahnya status kantor menjadi badan pada PTSP tentunya pengelolaan PAD akan menjadi tanggungjawab sepenuhnya badan tersebut. Sehingga upaya peningkatan PAD dapat lebih optimal,”pungkasnya.(rd-11).

  • Berita Terkait

  • Eddy Sutrisno: Sarana Olahraga di Lampung Minim

    Aparat Desa Masih Nakal Bagikan Kupon Pasar Murah

    Kecamatan Rajabasa Kaya Obyek Wisata

  • Belum Ada Komentar

  • Isi Komentar