PWI Sesalkan Sikap Arogan Oknum Polisi Polda Lampung

08 November 2018 - 01:55:59 | 9315 | HUKUM & KRIMINALITAS

DL/08112018/Bandarlampung

----- Menanggapi sikap arogan oknum petugas Pos Jaga Polda Lampung terhadap dua wartawan yang memang biasa liputan di Polda Lampung sangat disayangkan, karena mungkin itu yang pertama terjadi, selama empat dekade pergantian Kapolda.

“Saya kira, Pimpinan di Polda Lampung terutama di Pos Pelayanan Masyarakat harus melakukan evaluasi terhadap petugas yang berjaga di pintu masuk Polda Lampung, sehingga tidak menciderai upaya Polri dalam membangun citra positif Polri di mata masyarakat,” ungkap Waka Pembelaan Wartawan PWI Lampung Juniardi, SIP, MH. Selasa, 6 November 2018.

Menurut Juniardi, proses pemeriksaan pada setiap orang yang masuk Markas Polda Lampung, sah-sah saja, karena memang ada protap internal Polri. “Tapi jika dengan komunikasi yang humanis, saya kira akan lebih baik,” katanya.

Juniardi, menegaskan bahwa petugas dengan pangkat Aiptu, bukan polisi baru, pasti sudah lebih sepuluh tahun bertugas, sejak bintara. “Artinya bukan polisi baru, dan sudah banyak paham, etika dan profesi Kepolisian,” katanya.

Jika terjadi hal seperti ini, pasti berdampak pada citra kepolisian, Jika dengan wartawan yang menjadi mitranya saja bersikap kasar, dan tak menyenangkan, apalagi kepada masyarakat.

“Dan jika petugas di Markas Polda Lampung aja bisa begitu, bayangkan jika di Polres, hingga Polsek. Ya saya kira ini menjadi tanggungjawab pimpinan, untuk melakukan pembinaan terhadap oknum polisi tersebut,” katanya.

Bermula, kedua wartawan yang hendak bertemu dengan Kasubdit IV Krimsus Polda Lampung AKBP Binsar untuk melakukan wawancara peliputan. Namun, saat memasuki gerbang Mapolda Lampung keduanya di panggil oleh seorang petugas dengan gaya dan nada yang kurang menyenangkan seperti pereman tidak jelas. (ver)