Pangdam II/Swj Beri Kuliah Umum di Perguruan Tinggi se-Provinsi Bengkulu

12 Oktober 2018 - 07:17:27 | 7587 | PENDIDIKAN

DL/12102018/Palembang 

---- Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M. Hum., memberikan kuliah umum di hadapan 1.375 Mahasiswa Perguruan Tinggi (PT) se-Provinsi Bengkulu, Kamis 11 Oktober 2018 di Gedung Serba Guna Universitas Bengkulu (UNIB), Provinsi Bengkulu.

Pesertanya dari UNIHAZ, UNIB, IAIN, UMB, UNIVED dan STIKES Kemenkes, AKBID Tri Mandiri Sakti dan AKBID Sapta Bhakti Bengkulu.

Mayjen TNI Irwan, dalam kuliah umumnya menyampaikan materi yang mengangkat tema, “Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Nasional, Mencintai Tanah Air Guna Menjaga Kedaulatan NKRI”.

Pangdam II/Swj mengatakan bahwa materi ceramah ini merupakan salah satu upaya Kodam II/Swj dalam reinterpretasi dan transformasi pemahaman mahasiswa terhadap wawasan kebangsaan, yang meliputi Nilai-nilai Wawasan Kebangsaan, Terjaga sejarah dan cinta Tanah Air, Menjaga nilai-nilai Luhur Pancasila dan UUD 1945, Meredam perbedaan antar suku dan menjaga hubungan yang harmonis antar agama.

Pangdam II/Swj menyampaikan bahwa, dampak globalisasi terhadap kehidupan bangsa saat ini ditandai dengan isu demokratisasi, penegakan Hukum dan HAM, Terorisme serta lingkungan hidup diyakini berpengaruh besar terhadap kehidupan suatu bangsa. Globalisasi menimbulkan ancaman dan  tantangan  yang dapat berdampak  negatif  dan  positif  bagi  keutuhan NKRI.

Dalam rilis yang diterbitkan kapendam II/Swj, disampaikan juga dalam menyikapi tantangan dan ancaman serta permasalahan bangsa tersebut, Pangdam menghimbau untuk meningkatkan kembali pemahaman tentang Kebhinnekaan untuk Keutuhan NKRI.

“Tanpa Bhinneka Tunggal Ika yang diikat dalam Nasionalisme Persatuan dan Kesatuan Bangsa, keragaman dan perbedaan budaya membuat bangsa ini hancur,” kata Pangdam.

Pangdam juga menjelaskan bahwa, adanya karakter negatif dalam keseharian masyarakat Indonesia seperti, konflik antar kampung, suku dan kebiasaan umum masyarakat yang bersifat merusak seperti premanisme, miras, prostitusi dan judi serta perusakan lingkungan diakibatkan beberapa factor.

Pertama, bergesernya nilai-nilai luhur bangsa yang berdasarkan norma agama, adat, budaya serta sosial kemasyarakatan. Kedua, memudarnya nilai-nilai etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara., dan Ketiga, Disorientasi dan belum dihayati nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.

“Untuk itu, agar tidak terjadi hal tersebut, kita harus kembali ke Koridor Pancasila dan UUD 1945 dan menjaga ke-Indonesiaan kita,” tegasnya.

“Marilah kita belajar hidup berdemokrasi yang lebih sehat, bertanggung jawab dan bermartabat dengan tidak terlepas dari nilai-nilai Pancasila serta memahami jati diri selaku anak bangsa,” ungkapnya.

Dalam acara tersebut, tampak beberapa pejabat yang hadir, antara lain Plt. Gubernur Bengkulu, Rektor UNIB DR. Ridwan Nurazi, SE., S.Msc.Palembang,(Pendam II/Swj). 

Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M. Hum., memberikan kuliah umum kepada 1.375 Mahasiswa dan Mahasiswi Perguruan Tinggi se-Provinsi Bengkulu. (*/Kapendam)