Ribuan Napi Lapas Rajabasa Terancam Tak Ikuti Pilpres

11 Oktober 2018 - 23:31:09 | 6048 | HUKUM & KRIMINALITAS

DL/11102018/Bandarlampung

----- Ada tak kurang dari 1.141 orang  warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I, Rajabasa, Bandarlampung, kemungkinan akan mengalami kesulitan untuk mengikuti dan menyalurkan hak suaranya pada Pilpres 2019 mendatang. Pasalnya, dari seluruh napi hanya 34 napi yang memiliki Kartu Tanda Pengenal (KTP).

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Sujonggo melalui Kasi Peawatan Napi, Amaminur, mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk menentukan hak pilihnya.

"Sejauh ini kami terus melakukan koordinasi kepada pihak-pihak terkait karena dari seluruh warga binaan hanya ada 34 napi Lapas Kelas I, Rajabasa, Bandarlampung, yang baru mempunyai Kartu Tanda Pengenal (KTP)," ungkap Amaminur, Kamis 11 Oktober 2018.

Amamimur mengatakan dari 1.141 napi yang belum terdata terkendala karena masih banyak yang tidak mempunyai Kartu Keluarga (KK).

"Jadi yang pernah melakukan perekaman nanti orang dari Disdukcapil akan mengunjungi Lapas dan kami tinggal menghubungi keluarganya agar membawa KK atau menyebutkan NIK nya yang telah hilang untuk dasar perekaman e-KTP kembali," jelasnya. (ver)