Ratusan Warga Antusias Ikut Pengobatan Gratis KA Rail Clinic

21 September 2018 - 03:25:26 | 61695 | KESEHATAN

DL/21092018/Lamsel

----- Bhakti sosial berupa pengobatan gratis yang diselenggarakan Kereta Api (KA) Rail Clinic terus berjalan, dan melibatkan masyarakat di berbagai desa terpencil di Lampung, khususnya yang terlintasi jalur kereta api.

Seperti yang dilakukan pada Kamis 20 September 2018, ratusan warga sekitar Desa Tanjungsari Natar Lampung Selatan antusias saat mengikuti bakti sosial  itu.

Senior Manager Penguasaan dan Penjagaan Aset PT. KAI Tanjungkarang, Muh Arif Nurpalah mengatakan, jumlah peserta Bakti Sosial di Rejosari 250 peserta.

Dengan kegiatan ini, diharapan seluruh warga yang hadir dapat menikmati pengobatan gratis oleh tim yang dipimpin dokter dan tenaga medis berpengalaman.

"Kegiatan ini diikuti ratusan warga sekitar Tanjungsari. Dari data dapat dirinci, Poli Umum ada 128 pasien, Poli Gigi 6 pasien, Poli Kebidanan 8 pasien, Poli Mata 18 pasien, lalu diberikan juga

pemberian kacamata untuk 20 orang dan untuk kegiatan penyuluhan kesehatan dan keamanan diikuti 70. Sehingga total peserta 250 orang," kata dia.

Arif menambahkan, selama tahun 2018 ini, pihaknya telah menargetkan kunjungan Rail Clinic di desa terpencil untuk 12 kunjungan termasuk di Stasiun Rejosari ini.

Kegiatan ini merupakan yang ke-8 kali dan masih ada 4 titik lagi yang diagenda bakal dilaksanakan pengobatan gratis.

Pihaknya melalukan bakti sosial pengobatan gratis ini merupakan agenda rutin bulanan yang diselenggarakan oleh pihak oleh jajaran PT KAI Divre IV Tanjungkarang.

"Sisa empat lokasi lagi yang akan kita kunjungi diantaranya, Negara Ratu, Negeri Agung dan dua lokasi lainnya di Batu Raja. Untuk tahun 2019 mendatang kita programkan kunjungan Kereta Rail Clinic  melakukan 16 kunjungan," terangnya.

Diketahui, kereta pengobatan berjalan ini merupakan generasi ke-3 yang sebelumnya dari pulau Jawa. Kereta api untuk pengobatan masyarakat ini khusus dipersembahkan untuk masyarakat Lampung.

Kereta Rail Clinic ini merupakan hasil karya putra putri Indonesia. Sebelumnya, Rail Clinic merupakan kereta rel diesel yang kemudian dimodifikasi dan diubah menjadi sebuah klinik atau rumah sakit kecil yang di dalamnya memiliki pelayanan Poli Umum, Poli Gigi, Laboratorium, Poli Kebidanan, dan Poli mata. (ver)