AFP Gelar Sarasehan Menuju Prestasi Nasional Futsal 2020

16 September 2018 - 06:37:47 | 62532 | FUTSAL MANIA

DL/16092018/Bandarlampung

----  Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Lampung akan menggelar Sarasehan Olahraga Futsal yang melibatkan banyak pihak terkait olahraga ini. Sarasehan akan dilaksanakan pada Senin 17 September 2018 di ruang rapat KONI Lampung, PKOR Way Halim Bandarlampung.

Kepastian ini diutarakan Plt Ketua AFP Lampung, Edi Purwanto kepada wartawan, Minggu 16 September 2018, bahwa seluruh persiapan untuk Sarasehan sudah ready. “Sudah disiapkan seluruh keperluannya, termasuk undangan untuk para calon peserta.” Katanya.

Edi memerinci peserta yang diundang dalam acara ini diantaranya para praktisi Futsal di Lampung, pemilik klub anggota AFP Lampung, Asosiasi Kabupaten dan Kota, para tokoh olahraga futsal, mantan pemain dan beberapa wartawan olahraga di Lampung.

“Kami hanya mengundang sekitar 30 sampai 40 orang saja. Yang penting ini orang-orang yang berkompeten untuk ikut memajukan futsal Lampung, bukan menghambat. Konsepnya demikian. Saya yakin teman-teman selama ini ingin melakukan rembug pekon semacam ini untuk menampung ide dan gagasan cemerlang kawan-kawan,” ujar Don Pecci, panggilan akrab Edi Purwanto.

Agar mengerucut dalam pembahasannya, maka AFP mengedepankan tema “Menatap Kedepan, Untuk Prestasi Nasional Futsal Lampung 2020”. “Ya tema ini kan sebagai acuan saja agar tidak melebar kemana-mana, sehingga kita semua bisa fokus untuk mendukung dalam satu visi dan misi memajukan cabang olahraga futsal Lampung bersama-sama,” tambahnya.

Selain akan merembug dan meminta masukan kepada para praktisi futsal Lampung, AFP Lampung juga akan menginformasikan berbagai hal yang selama ini sudah dilakukan untuk pembinaan futsal di provinsi Lado ini.

“Ya intinya sebenarnya kita ingin bersilaturahmi dan menyerap aspirasi pengembangan dan pembinaan Futsal di Lampung, bahkan kemungkinan kita akan melakukan deklarasi bersama untuk Prestasi Nasional Futsal Lampung ini,” kata pemilik detiklampung.com itu.

Don Pecci menambahkan bahwa beberapa instansi terkait juga diundang dalam acara ini seperti KONI Provinsi Lampung, Dinas Pemuda dan Olahraga serta induk organisasinya yakni Asosiasi PSSI Provinsi Lampung.

“Keterkaitan Dispora di sini adalah bahwa dalam Futsal juga melibatkan pelajar mulai dari SD sampai mahasiswa. Maka perlu kehadiran mereka. Yang selama ini seolah Dispora terpisah dalam pembinaan. Jadi Dispora membina sendiri dan AFP membina sendiri. Ya memang benar, ada tupoksi masing-masing, tetapi dalam pelaksanaan di lapangan harus ada koordinasi yang baik.” Ujar Don Pecci.

Sebab ke depan seluruh even pertandingan yang digelar di Lampung harus ada rekomendasi dari AFP Lampung untuk dasar meminta rekomendasi dan ijin keramaian di kepolisian. “Ini demi ketertiban bersama dan menjaga hal-hal yang tak diinginkan terjadi dalam sebuah turnamen. Kalau diantara kita saja sudah tidak ada yang saling percaya, ya gimana bisa ada prestasi terencana dengan baik,” tuturnya. (ver)